Jumat, 10 Mei 2013

Kediri Rafting


Rafting4
Rafting Sungai Konto Kepung
Kediri Rafting menyusuri aliran deras sungai Konto sepanjang ± 6 Km yang bermuara di Bendungan Selorejo Kab. Malang. Peserta akan disuguhi pesona air dan bentang alam sekitar sungai yang cukup memukau, belum lagi batu-batu besar dan tebing disepanjang sungai yang menantang para jiwa muda untuk berpetualang dan merasakan akan sensasi mencoba hal yang baru.
Rute Kediri Rafting dimulai dari dusun Brumbung desa Siman dan bermuara di desa Damarwulan Kec. Kepung. Untuk pengunjung dari arah kota kediri ke arah timur menuju jalur Pare-Kandangan ( ± 30-60 menit), sedangkan dari arah Kota Malang ke arah barat melewati kota Batu-Pujon-Kasembon-kandangan (± 120 menit).
Fasilitas :
  • Rescue team
  • Guide
  • Welcome Drink
  • Makan siang (prasmanan)
  • Tea Break dan snack di rest area
  • Kendaraan pengangkut (dari lokasi finish kembali ke start)
  • Peralatan dengan keamanan  Standard (perahu, dayung, helm, pelampung)
  • Paket Rafting & Outbond.(munim)

Puhsarang

Atap-Gereja-Puhsarang


Gereja Puhsarang
Menginjakkan kaki dan melangkah masuk ke Kompleks religi ini, kita langsung disuguhi gaya arsitektur yang menawan. Selain sentuhan tradisi yang kental, Gereja Katolik yang terletak di kaki timur Gunung Wilis, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ini juga membawa gaya moderen. Jadi, selain melihat sentuhan Mojopahit, Jawa, Tiongkok, Bahkan Hindu dan Budha, kita juga dapat melihat sruktur busur kayu, baja tarik penghubung atap, dan teknologi rumah otomatis.
Gereja tua Pohsarang ini dibangun tahun 1936 dan sudah mengalami beberapa kali renovasi. Namun dari rentetan renovasi itu, bentuk asli gereja masih terjaga. Altar gereja dari batu masih yang beratnya mencapai tujuh ton dan berhias pahatan rusa, altar luar berbentuk Stupa Borobudur, menara berbentuk Candi Buntar, pendopo, perangkat gamelan sebagai pengiring misa, tabernakel batu dengan desain batu terguling, makam, dan lain-lain, masih bisa kita

Candi Surowono


surowono




 Candi Surowono merupakan sebuah candi Hindu dari jaman Kerajaan Majapahit, berukuran kecil namun dengan relief cantik, yang berada di Desa Canggu, Kecamatan Pare, ± 28 Km dari Kota Kediri atau 105 km (2,5 jam) dari Surabaya. Candi Surowono diperkirakan dibangun pada tahun 1390 M sebagai tempat pendharmaan bagi Wijayarajasa, Bhre Wengker.
Candi Surowono, yang nama aslinya adalah Wishnubhawanapura, masih belum dalam keadaan sepenuhnya utuh ketika kami berkunjung ke sana. Banyak sekali batuan candi yang diletakkan di daerah terbuka pada pelataran candi yang luas, menunggu untuk disusun kembali menjadi sebuah candi yang

Candi Tegowangi


candi tegowangi 12


Candi Tegowangi
Gambaran dari Candi Tegowangi terletak di Plemahan ± 25 km, ± 45 menit dari Kota Kediri atau dari Surabaya ± 100 km (2,5 jam). Candi Tegowongi berdenah bujursangkar menghadap ke barat dengan memiliki ukuran 11,2 x 11,2 meter dan tinggi 4,35 m. Pondasinya terbuat dari bata sedangkan batu kaki dan sebagian tubuh yang masih tersisa terbuat dari batu andesit. Bagian kaki candi berlipit dan berhias. Tiap sisi kaki candi ditemukan tiga panel tegak yang dihiasi raksasa
joyoboyo4

Sri Aji Joyoboyo


Petilasan Sri Aji Joyoboyo
Sekitar ±10 km, ± 5 menit dari Kota Kediri atau ±120 km (2,5 jam) dari Bandara Juanda Surabaya.  Situs ini dipercayai sebagai tempat moksa Prabu Sri Aji Joyoboyo yang terkenal sebagai Raja Kediri abad XII dan juga ramalan Jongko Joyoboyonya. Situs - situs yang ada di kawasan budaya ini seperti Sendang Tirto Kamandanu, Palinggihan Mpu Bharada, dan juga Arca Totok Kerot.Banyak pengunjung yang melakukan ziarah di situs ini dan puncak ritual di Pamuksan tanggal 1 Suro dengan ribuan pengunjung dari berbagai daerah untuk prosesi ritual 
Sosok Prabu Joyoboyo memang mengundang kekaguman. Ini pula yang jadi alasan, mengapa wisatawan banyak yang datang ke petilasannya.Termasuk ke Sendang Tirta Kamandanu. Sendang ini dulunya kolam dengan sumber air alami yang

Ubalan

Taman-Wisata-Ubalan 



Daya tarik wisata Sumber Ubalan berupa hutan lindung alami dengan berbagai jenis pohon hutan yang luasnya kurang lebih 10 Ha. disamping  itu juga sumber air di tengah hutan yang berhawa sejuk. Kawasan Sumber Ubalan juga menyediakan kolam renang, kolam pancing, panggung terbuka, kolam perahu, restoran, mainan anak-anak, taman yang ditata indah dan asri. Sumber Ubalan terletak ±18 Km (±30 menit) ke timur Kota Kediri atau ±143 km (±3,5 jam) tepatnya di Dusun Kalasan Desa
Jarak Kecamatan Plosoklaten, dapat ditempuh denganberbagai jenis kendaraan.Taman wisata ini memiliki hutan lindung dan mata air yang jernih disamping juga:

Bendung Gerak Waru Turi

Bendung-GerakTaman wisata ini berada ± 15 km, ± (10 menit) dari Kota Kediri atau dari arah Surabaya ± 110 km (± 2,5 jam). Panjang Bendungan yang 150 meter digunakan sebagai pengendali air Sungai Brantas, dan sebagai tempat wisata, tempat ini juga dilengkapi :
· Perahu motor dan sepeda air
· Kolam pancing dan kolam renang
· Driving range
· Padang golf
· Taman bermain anak anak
· Taman air yang indah dan asri
· Panggung hiburan
Kawasan Bendung Gerak Waru Turi merupakan salah satu obyek wisata yang ada diwilayah Kabupaten Kediri, lebih tepatnya berlokasi di wilayah Kecamatan Gampengrejo. Di lokasi bendungan yang memiliki panjang kurang lebih sekitar 150 Meter ini, pengunjung akan disuguhi dengan situasi dan kondisi alamnya yang tergolong alami. Karena itulah, ditempat tersebut cukup menarik untuk dijadikan sebagai tempat menikmati hari libur atau di kala senggang bersama anggota keluarga, bahkan disekitar area dalam lokasi juga bisa dijadikan tempat piknik.

Air Terjun Dolo

Air-Terjun-Dolo
Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, adalah Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, ± 25 km (± 45 menit), atau ± 150 km (±3,5 jam) dari Bandara Juanda Surabaya. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.
Bagi pecinta Hiking (mendaki gunung), Gunung Besuki merupakan alternatif yang sangat menarik untuk ditaklukan dan dinikmati. Rasa lelah dan haus akan terobati saat mencapai Air Terjun Dolo, kesejukan dan panoramanya

Gumul Paradise Island

 gumul paradise island
Dewasa ini wisata air (water park) adalah wahana yang paling diminati oleh warga masyarakat sehingga hampir di setiap daerah, pemerintah setempat berusaha untuk mengembangkan salah satu jenis wisata tersebut, yang mana diharapkan bisa menjadi salah satu icon wisata daerah setempat dan sebagai kota tujuan wisata.
Begitu juga dengan yang sedang di rintis Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini yaitu, tempat wisata air dengan nama “ GUMUL PARADISE ISLAND” (GPI).. GPI design dan rancang sedemikian rupa sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu wisata air terbaik di Jawa Timur dengan menawarkan berbagai macam wahana permainan seperti: Speed slide, body slide, kolam jamur, fun boomerang, kolam bak tumpah,flying fox dll. Selain itu juga disediakan fasilitas penunjang untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung seperti: Toilet, Food Court, Musholla, Loker, giftmart dll.
Selain tempat yang strategis dan terjangkau, GPI juga tidak mematok harga tiket yang mahal. Hal ini ditujukan supaya semua kalangan bisa menikmati wisata air ini, khususnya masyarakat Kediri dan wisatawan luar kota maupun wisatawan asing khususnya.

Simpang Lima Gumul

                                   Simpang Lima Gumul

slide-1
Monumen Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri
Jika mendengar nama L’arch D’ Triomphe, apa yang terpikirkan di benak Anda? Perancis? Kejayaan? Kemakmuran? Anda benar. Semua itu merupakan nilai – nilai yang terefleksikan dari Monumen Kejayaan di Perancis. Namun jika monument yang serupa ada di Kediri, apakah yang terpikirkan di benak Anda?
Ya, Monument Kediri yang bentuknya menyerupai L’arch D’ Triomphe yang ada di Perancis tersebut berdiri megah di tengah – tengah persimpangan Lima Gumul – Kediri yang menjadi tiang pancang pengembangan kawasan Simpang Lima Gumul menjadi kawasan kota baru di Kabupaten Kediri. Bedanya, Monumen ini memiliki spirit berdirinya Kabupaten Kediri sehingga monument ini di posisikan tepat di tengah jalur lima jalan arah Pare, Kediri, Plosoklaten, Pesantren dan Menang.